Posted by: cakdul | 10 Agustus 2011

Adaptasi di dunia kerja…

Bismillahirrohmanirrohim
Sidoarjo, 10 agustus2011

Adaptasi di dunia Kerja

Mulai hari senin tanggal 8 agustus 2011 kemarin sayapindah tugas di wilayah sidoarjo yang sebelumnya aku ditugaskan di wilayah kabupaten pasuruan, mungkin pembaca pernah mengalami pindah tugas atau pindah bagian ataupun pindah rumah, dimana kita memerlukan adaptasi lagi dengan lingkungan yang baru, adaptasi dengan teman teman baru, beradaptasi dengan aturan aturan yang baru pula. Mungkin bagi kita semua mempunyai cara adatasi yang berbeda beda dan dalam waktu yang tidak sama pula. Berberapa cara yang aku lakukan mungkin bisa pula di coba untuk pembaca agar cepat beradaptasi di dunia kerja yang baru.
1. Bersikap Terbuka.
Memang kadang kadang kalo terlalu difikirkan pandangan orang orang sekitar dengan keberadaan orang baru seperti pandangan binatang yang mau menerkam mangsanya, tapi yakinkan diri kita bahwa mereka yang memandang seperti itu rasa ingin tahu tentang diri kita secepatnya. Maka jalan terbaik adalah datangi mereka dan jabat tangan serta perkenalkan diri anda.
2. Bersikap aktif bertanya
Jika memang kita tidak tahu aturan aturan yang diberlakukan di tempat kerja yang baru ada baiknya kita bertanya tentang aturan yang ada karena bisa jadi kita telah melanggar aturan yang telah di tetapkan tapi kita tidak tahu kalo kita melanggar aturan itu. contoh di tempat kerja kita tidak boleh merokok kita seenaknya merokok, contoh lain di tempat kerja tidak diperbolehkan memakai sandal jepit meskipun diruangan terbatas, tapi kita tanpa terasa sudah mengganti sepatu kita dengan sandal jepit dengan alasan gak tahan berlama lama dengan memakai sepatu.
3. Bersikap Ramah
selalu berusaha bersikap ramah dengan siapapun termasuk dengan bawahan dan orang orang yang gak penting semacam tukang kebon, office boy siapa tahu kita memerlukan sesuatu dengan mudah kita bisa minta tolong mereka.
4. Berusaha Mencintai pekerjaan
Nah ini yang krusial karena kalo kita sendiri tidak merasa enjoy dengan pekerjaan kita maka bisa dipastikan pekerjaan kita tidak akan maksimal, kalo belum bisa mencintai pekerjaan kita cobalah mengamati keadaan ruangan atau kantor kita adakah yang bisa membuat perasaan happy ? kalo belum maka sesuaikan keinginan anda untuk bisa happy dengan cara menata ulang ruangan anda jika memungkinkan kalo tidak memungkinkan bawalah sesuatu yang menyenangkan untuk di tempatkan di ruangan anda semisal foto pacar atau foto keluarga yang di letakkan disebelah meja kita. Kalo permasalahannya masih juga belum menemukan rasa bahagia di kantor maka nikmatilah perjalanan dari rumah kekantor.. amati setiap jengkal perjalanan anda mungkin ada yang menyenangkan jadi setiap kita berangkat pasti ada semangat begitupun kalo kita akan pulang. Dan jika semua bagian atau tempat belum bisa menemukan rasa bahagia maka saya anjurkan cari kerjaan lain aja.
Yah memang dengan cari kerjaan lain bisa jadi itu sebuah solusi tapi buat orang lain malah akan menimbulkan masalah baru lagi. Semuanya tergantung dari cara bersikap dan berpikir kita. Berusahalah sebijak mungkin memahami permasalahan untuk menemukan jalan sebagai solusi maka kita akan dewasa dalam bertindak. semoga selalu sukses..!

Share and Enjoy:
  • Facebook
  • Google

Posted by: cakdul | 3 Agustus 2011

orang yang bahagia..

Orang yang bahagia itu akan selalu menyediakan waktu untuk membaca kerana membaca itu
sumber hikmah, menyediakan waktu tertawa kerana tertawa itu muziknya jiwa, menyediakan
waktu untuk berfikir kerana berfikir itu pokok kemajuan, menyediakan waktu untuk beramal
kerana beramal itu pangkal kejayaan, menyediakan waktu untuk bersenda kerana bersenda itu
akan membuat muda selalu dan menyediakan waktu beribadat kerana beribadat itu adalah ibu
dari segala ketenangan jiwa.

Share and Enjoy:
  • Facebook
  • Google

Posted by: cakdul | 28 Juli 2011

GO A HEAD…

Go A Head …

go-a-head2

Bismillahirrohmanirrohim

Pasuruan, 29 Juli 2011

Coba perhatikan sejenak judul tulisan diatas itu bermaksud menyemangati atau malah menyuruh orang berputus asa ? Sebuah kalimat bisa jadi bermakna ganda begitu pula pesan yang disampaikan dalam tulisan ini. Saat ini kita sering menjump tulisan Go A Head yang telah di jual untuk kepentingan promosi sebuah merk rokok .dan menurut Surya Online Jumlah perokok di Indonesia terus meningkat dari tahun 1995 sebanyak 34,7 juta perokok menjadi 65 juta perokok yang saat ini merokok setiap harinya. Kita bisa menangkap maksud iklan promosi tersebut bermaksud menyemangati kaum muda kita tapi dalam hal ini saya malah menangkap sisi negatifnya.. bagaimana kalo generasi muda kita malah cuek, tidak peduli dengan sekitarnya, bahkan bisa jadi sudah tidak peduli dengan dirinya sendiri. Mau Mimpi… Go A Head… Mau cuek… Go A Head…Mau meracuni diri sendiri Go A head.. mau meracuni orang orang disekitar kita dengan asap rokok Go A Head… Mau mati sekalian… Go A Head..

Data lain menunjukkan “Berdasarkan jenis kelamin pada tahun 1995 diperkirakan ada 33,8 juta perokok laki-laki dan 1,1 juta perokok perempuan. Namun, pada tahun 2007 angka ini meningkat drastis menjadi 60,4 juta perokok laki-laki dan 4,8 juta perokok perempuan,” kata Peneliti Lembaga Demografi FEUI, Abdillah Hasan, Jakarta. Ia menjelaskan, prevalensi merokok pada usia remaja juga sangat mengkhawatirkan, jika pada tahun 1995 hanya tujuh persen remaja merokok, lalu 12 tahun kemudian meningkat menjadi 19 persen.

Bagi saya keadaan saat ini sudah membahayakan dan memprihatinkan karena generasi muda yang cenderung cuek dan masa bodoh yang menyebabkan bangsa kita terpuruk, kita terlalu cuek dengan keadaan sekitar kita. Mungkin juga malah tanpa kita sadari juga tidak peduli dengan diri kita sendiri… tidak pedulikan kesehatan kita. Mereka yang merokok dengan kesadaran atau tidak telah merusak dirinya sendiri, meracuni orang orang di sekitarnya, bahkan meracuni lingkungannya. Mari kita fikirkan kembali dampak dari merokok ini dilihat dari segi manapun lebih banyak mudhorotnya daripada manfaatnya. Contoh yang paling nyata adalah dalam segi ekonomi siapa sih yang paling diuntungkan dalam mata rantai ekonomi rokok ? Pemerintah Cuma dapat 10% dari cukai tembakau bisa jadi kurang dari itu. Pengusaha rokok yang paling untung , dan yang paling parah sebenarnya konsumennya itu sendiri saya yakin meskipun nanti ada survey yang membuktikan bahwa konsumen rokok itu paling banyak adalah warga menengah kebawah yang rata rata perkonomiannya lebih sulit. Tapi kenapa mereka yang merokok itu masih enjoy aja dengan kondisi yang serba sulit? Secara tidak langsung bahwa mereka yang masih hidup dibawah garis kemiskinan dan yang masih merokok itu mempersulit dirinya sendiri. Contoh yang lain tentang kesehatan, sampai sekarang mana ada pembuktian akan manfaat merokok ?? sekali lagi penelitian penelitan yang lalu menunjukkan bahaya merokok bagi para perokok bahkan yang lebih ironis lagi yang tidak merokok (perokok pasif) malah lebih berbahaya lagi karena menghirup asap beracun yang di hembuskan dari mulut para perokok.

Semoga tulisan ini sebagai penyadaran kita bersama bahwa kita harus mendukung kampanye anti rokok untuk manfaat kita bersama, selamatkan lingkungan kita selamatkan kesehatan kita. Dan sebagai upaya penyadaran diri supaya kita tidak terlalu cuek terhadap keadaan. Jika para Smokers masih menginginkan jalan kematian tercepat Go A Head… tapi jangan mengajak orang orang terdekat, jangan mencemari alam yang bersih. Ayo kita terapkan cara hidup sehat yang selaras dengan alam.. GO A HEAD..!!

Share and Enjoy:
  • Facebook
  • Google

Posted by: cakdul | 26 Juli 2011

7 hari sebelum Ramadhan …

Bismillahirrohmanirrohim,

Pasuruan, 26 Juli 2011

Sebaiknya kita melihat lagi makna dan arti dari Angka 7 sebelum 7 hari memasuki bulan Ramadhan dan angka 7  sendiri banyak sekali ditemukan di alam semesta, di Al Qur\’an & di Hadits

Nabi Muhammad bin Abdullah SAW. Bahkan pengulangan dari angka ini dalam Al Qur\’an

juga memunculkan sebuah sistem yang koheren.

Beberapa fenomena angka 7 tersebut adalah, antara lain:

1. Merupakan jumlah dari tingkatan langit & bumi (QS:65;12).

2. Atom tersusun dari 7 tingkatan elektron.

3. Jumlah hari dalam satu minggu.

4. Jenis atau jumlah tanda (not dasar) musik.

5. jenis atau jumlah warna-warni pelangi.

6. Jenis dosa besar (HR Al-Bukhari & Muslim).

7. Tanda bagi siksaan pada Hari Kiamat.

8. Jumlah ayat dalam Surah Al Fatihah (\”Tujuh ayat yang diulang-ulang\”).

9. Muslim bersujud dengan menggunakan 7 anggota badan dalam Shalat.

10. Muslim melakukan Thawaf sebanyak 7 kali dalam ritual Haji.

11. Muslim melakukan Sa\’i antara Shafa & Marwah sebanyak 7 kali dalam ritual Haji..

12. Melempar jumrah sebanyak 7 kali dalam ritual Haji.

13. Dalam kisah Nabi Yusuf (Josef) AS banyak menyebut angka 7 (QS:12; 46-48).

14. Kisah siksaan kaum Nabi Hud (Hood) AS ditimpa angin topan selama 7 malam

(QS:69;6-7).

15. Kisah Nabi Musa (Moses) AS memilih 70 orang dari kaumnya untuk bertobat

(QS:17;155).

16. Kata Kiamat disebut dalam Alquran sebanyak 70 kali.

17. Kata \”Jahannam\” (Neraka) disebut dalam Alquran sebanyak 77 kali.

18. Jumlah pintu-pintu \”Jahanam\” adalah 7 (QS:15;44).

19. Terdapat 7 surah yang diawali dengan kalimat tasbih.

Sebagai catatan pula, kata ”tujuh” (7) dalam Bahasa Arab juga dapat berarti

”banyak”, karena khazanah berpikir dan kebiasaan orang Arab lama/kuno (misalnya,

orang-orang Arab di masa-masa itu saat diturunkannya Al Qur\’an) yang menghitung

jumlah tujuh (7) atau selebihnya, sebagai angka perlambang yang menunjukkan jumlah

banyak atau bahkan tak terhitung (tak dapat dihitung) lagi (oleh mereka). Maka,

sejumlah mufassir/penafsir Al Qur’an dan/atau ahli ilmu pengetahuan pun berspekulasi

tentang telah disebutkannya tentang berbagai kenyataan akan adanya tak terhitung

planet dan galaksi di luar bumi dalam Al Qur’an, dan bahkan kemungkinan adanya

makhluk-makluk lain di alam semesta di luar Bumi dan sistem Solar (matahari) kita

ini.

Kata-kata yang menunjuk kepada utusan Tuhan, baik rasul (rasul), atau nabiyy (nabi),

atau basyir (pembawa berita gembira), atau nadzir (pemberi peringatan),

keseluruhannya berjumlah 518 kali. Jumlah ini seimbang dengan jumlah penyebutan

nama-nama nabi, rasul dan pembawa berita tersebut, yakni 518 kali.

Berkaitan dengan dunia angka dan huruf (atau kata), juga ditemui distribusi

Matematika di Al Quran, khususnya mengenai bilangan-bilangan prima dan beragam

hubungan luasnya, dan banyak sekali misteri dan fenomena angka juga kata di Al

Qur\’an lainnya, di balik susunan, makna,dan kemungkinan-kemungkinannya dan tata

bahasa Arab sendiri (dan Bahasa Sastra Arab yang digunakan di Al Quran) yang memang

sudah luar-biasa itu.

Share and Enjoy:
  • Facebook
  • Google

Posted by: cakdul | 26 Juli 2011

7 hari sebelum Ramadhan …


Share and Enjoy:
  • Facebook
  • Google

Older Posts »

Categories